Keamanan dalam Penggunaan Payment Gateway dan Cara Kerjanya

Semakin banyak orang-orang yang sudah terbiasa bertransaksi secara online. Untuk bertransaksi online, diperlukan akses pembayaran digital yang aman dan mudah. Payment gateway merupakan solusi kemudahan dan keamanan transaksi pembayaran digital. Kali ini kita akan membahas keamanan dalam penggunaan payment gateway lebih jauh.

Mengenal Payment Gateway

Lalu apa yang dimaksud dengan payment gateway itu? Inilah teknologi dalam bidang transaksi keuangan atau fintech yang menjadi penghubung bank dengan pedagang. Intinya penggunaan payment gateway ini mampu membuat prosedur pembayaran online menjadi lebih sederhana.

Tapi lebih dari itu, perantara pembayaran ini juga mampu mendukung aspek-aspek keamanan. Peran payment gateway sekarang ini semakin penting mengingat semakin dibutuhkannya pembayaran digital. Jika tidak ada gateway ini, maka kita perlu transfer lewat bank secara manual termasuk layanan pembayaran via online lain.

Bukan hanya menyulitkan dari sisi konsumen, tapi juga dari sisi merchant atau online seller. Mereka perlu verifikasi terlebih dahulu setiap pembayaran yang terjadi secara manual, baru pesanan bisa diproses setelahnya. Fungsi payment gateway bisa dibilang mirip teller karena perlu mengesahkan transaksi.

Gateway ini akan memvalidasi setiap info penting pembayaran dari pelanggan. Selanjutnya payment gateway mengirimkan request pembayaran sesuai lembaga keuangan terkait. Konsumen selanjutnya mendapatkan pemberitahuan seputar status transaksi yang telah mereka lakukan.

Bukan hanya sekadar memudahkan pembayaran saja, peran payment gateway juga termasuk untuk proses refund. Refund biasanya terjadi kalau ada masalah tertentu dalam transaksi yang telah berlangsung. Refund akan diproses oleh sistem payment gateway berdasarkan ketentuan yang ada.

Lalu bagaimana keamanan dalam penggunaan payment gateway? Terdapat sistem keamanan kuat agar data pengguna bisa terlindungi secara efektif untuk setiap transaksi. Intinya, payment gateway mampu membuat pembayaran online menjadi jauh lebih efisien dan sekaligus bisa melindungi data-data secara efektif.

Keamanan dalam Penggunaan Payment Gateway

Apakah sistem payment cukup aman? Para pelaku bisnis mungkin masih banyak perlu mempertimbangkan hendak menggunakan layanan gateway ini atau tidak. Mengingat pembayaran aman itu adalah prioritas semua pengguna, payment gateway fokus pada hal itu.

Karakteristik perantara pembayaran ini adalah mengamankan data dengan informasi yang kompleks atau bahkan sama sekali tidak bisa dipahami. Gateway untuk pembayaran ini bisa menyediakan keamanan secara berlapis agar lebih aman.

– Enkripsi data

Contoh sistem keamanan dalam penggunaan payment gateway adalah enkripsi data. Pada saat pengguna input data sebelum bertransaksi, data tersebut dienkripsi terlebih dahulu. Data pengguna diamankan melalui prosedur konversi informasi memakai metode kompleks.

Manusia biasa tidak bisa dengan mudah memahami metode tersebut sehingga bisa mencegah kasus penyalahgunaan data. Salah satu jenis informasi sensitif misalnya informasi kartu kredit. Transfer data dengan nomor kartu tersebut bisa terlindungi sempurna. Hacker tidak bisa membaca atau menganalisis data tersebut karena sudah diamankan.

– Secure Socket Layer

Bukan hanya enkripsi saja, keamanan payment gateway semakin terjamin dengan adanya SSL. Teknologi keamanan Secure Socket Layer ini bisa mengamankan informasi atau data sensitif dan biasanya berpadu dengan enkripsi data itu sendiri. Bahkan SSL sudah menjadi standar tersendiri untuk keamanan transportasi data.

– Fitur autentikasi

Dalam prosedur payment gateway, terdapat juga proses autentikasi. Teknologi ini membuat pengguna perlu input kata sandi atau informasi keamanan tambahan agar transaksi bisa diselesaikan. Autentikasi bertujuan memastikan pihak terkait memang pemilik akun aslinya sehingga bisa mencegah penggunaan data secara tidak bertanggung jawab.

– Sertifikasi PCI DSS

Agar seluruh payment gateway bisa beroperasi, sistem ini harus sesuai dengan standar keamanan lainnya yaitu PCDI DSS. Fungsi sertifikasi ini yaitu memastikan tiap prosedur keamanan telah sesuai standar utama. Potensi masalah keamanan pun bisa dicegah ke depannya dengan kesesuaian tersebut.

Secara umum, itulah beberapa sistem keamanan dalam penggunaan payment gateway. Tiap gateway bisa saja punya fitur-fitur yang berbeda meski sama-sama digunakan untuk menunjang keamanan dan efisiensi transaksi.

Bagaimana Payment Gateway Bekerja?

Cara kerja payment gateway sangat canggih meski terkesan sederhana. Teknologi ini bisa menjadi perantara web pedagang dengan bank agar pembayaran bisa diproses. Beragam jenis pembayaran bisa dilakukan dengan akses payment gateway ini. Supaya lebih jelas lagi, simak beberapa poin berikut mengenai sistem kerja payment gateway.

Misalnya saja pelanggan memakai kartu kredit mereka dalam pembayaran online, maka berikut cara kerja payment gateway:

– Proses awal sistem payment gateway adalah enkripsi, teknologi ini akan melakukan fungsi enkripsi pada tiap detail informasi kartu kredit terutama yang sensitif. Dengan begitu, maka informasi sensitif tersebut bisa bergulir lebih aman kepada pihak-pihak terkait.

– Perangkat lunak mulai memproses transaksi setelah pelanggan melakukan pembelian produk pada platform/website yang terkoneksi dengan gateway terkait.

– Pelanggan perlu konfirmasi pesanan terlebih dahulu agar sesuai dan checkout. Setelah checkout, website mengarahkan pelanggan menuju page khusus pembayaran. Pelanggan bisa input detail data kartu kredit mereka di sana.

– Sistem payment gateway akan memproses transaksi tersebut lalu mentransfer setiap informasi penting ke bank terkait. Kalau pembayaran tersebut sudah dikonfirmasi menyeluruh, sistem gateway akan mengirim kembali transaksi sah ke web penjual/merchant terkait.

Melalui berbagai proses di atas, merchant pun bisa menginformasikan berhasilnya pembelian ke pelanggan. Meski terkesan sangat canggih, tapi semua itu hanya membutuhkan beberapa detik saja. Maka dari itu, payment gateway termasuk salah satu inovasi fintech menjanjikan.

Keamanan dalam penggunaan payment gateway juga tidak perlu diragukan lagi. Tiap payment gateway punya fitur keamanan memadai untuk mengamankan tiap transaksi. Terdapat sistem verifikasi yang dapat mengecek lalu membandingkan rincian tagihan transaksi pengguna dengan informasi alamat yang sudah terdaftar.

Ada juga fitur lain seperti kode keamanan kartu, fitur ini meminta pelanggan menginput 3 digit CVV untuk menyelesaikan transaksi. Tentunya masih banyak lagi fitur-fitur lainnya yang mampu menunjang keamanan dan kemudahan prosedur payment gateway.

Memilih Payment Gateway Terbaik

Pemilihan payment gateway perlu mengacu pada fitur seperti apa saja yang dibutuhkan. Jangan lupa untuk mengecek nilai-nilai keamanan pada layanan gateway yang ingin Anda pilih. Periksa apa saja sistem, sertifikasi, dan fitur yang mampu memastikan transaksi pengguna tetap aman pada gateway tersebut.

Kalau aspek keamanan sudah dipastikan, maka selanjutnya pilih payment gateway dengan channel pembayaran yang lengkap. Suatu bisnis yang menyediakan pembayaran lengkap tentu punya nilai plus tersendiri. Pelanggan bisa lebih mudah dan leluasa bertransaksi jika pembayaran yang tersedia lengkap.

Lebih dari itu, pastikan payment gateway terkait punya layanan CS optimal dan jangan lupa sesuaikan dengan budget bisnis Anda.

Sebagai solusi keamanan dalam penggunaan payment gateway dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, pertimbangkan Paydisini. Paydisini adalah aggregator payment gateway termurah dan terbaik yang mampu mendukung banyak metode pembayaran. Paydisini sudah punya legalitas resmi di Indonesia dan sudah berpengalaman dalam dunia payment gateway lebih dari 5 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *